5 Hal Membuat Menstruasi Tidak Lancar Selain Kehamilan

Bagi sebagian besar perempuan, siklus menstruasi yang tidak lancar atau teratur sering menimbulkan kekhawatiran dan kegelisahan tersendiri. Apalagi, jika ketidak teraturan siklus ini bukan disebabkan oleh kehamilan. Siklus menstruasi dikatakan tidak lancar atau tidak teratur jika siklus kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari dalam satu periodenya. 

Melansir dari laman yourtango.com, menstruasi merupakan proses luruhnya dinding rahim yang disertai keluarnya darah dari vagina. Siklus menstruasi biasanya berlangsung antara 28–36 hari, sedangkan menstruasi itu sendiri umumnya terjadi selama 3–7 hari. Meski normalnya siklus menstruasi terjadi di rentang waktu tersebut, setiap perempuan memiliki siklus sendiri-sendiri. Ada yang memang siklusnya pendek, ada pula yang siklusnya panjang.

Penggunaan Alat Kontrasepsi

Penyebab pertama yang paling sering terjadi adalah penggunaan alat kontrasepsi. Beberapa alat kontrasepsi seperti suntik, IUD (spiral) dan konsumsi pil KB bisa berpengaruh pada lancar tidaknya siklus menstruasi. Karena penggunaan alat kontrasepsi, seseorang bisa saja memiliki siklus yang lebih panjang atau lebih pendek dari biasanya.

Menopause

Ketika seseorang menjelang masa menopause, siklus menstruasi yang dialami tidak lancar. Seseorang yang menjelang menopause umumnya akan mengalami produksi hormon estrogen dan progesteron yang tidak stabil sehingga siklus menstruasinya pun juga tidak stabil.

Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kelainan hormonal yang terjadi pada wanita.Menurut ahli di National Institutes of Health – MedlinePlus, PCOS merupakan kondisi kelainan pada hormon dan sistem metabolisme tubuh. Hal ini menyebabkan fungsi indung telur terganggu.

Gangguan Tiroid

Perempuan yang mengalami gangguan tiroid besar kemungkinan juga mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Kelenjar tiroid berperan dalam mengatur metabolisme tubuh. Ketika kelenjar tiroid terganggu dan tak bekerja dengan baik, salah satu akibatnya yakni siklus menstruasi bisa terganggu.

Stres dan Pola Hidup Tidak Sehat

Jika Sahabat Fimela termasuk pribadi yang sering merasa stres dan memiliki pola hidup tak sehat, jangan heran jika siklus menstruasi yang dimiliki tidak teratur. Penelitian menemukan stres dan pola hidup yang tak sehat berdampak besar pada siklus menstruasi. Ini juga berdampak pada sistem metabolisme tubuh, kesehatan tubuh pun kesehatan psikis secara menyeluruh. 

Itulah beberapa penyebab dari siklus menstruasi yang tidak teratur selain kehamilan. Jika keterlambatan siklus menstruasi juga ditandai dengan gejala lain yang tidak nyaman bagi kesehatan, segera periksa kondisi kesehatanmu dengan dokter atau bidan ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Back to Top